DBS PRO MAX POWER
Di samping pengetahuan yang kurang tentang karakteristik bensin,
disparitas harga yang tinggi antara bensin RON 88 vs RON 92 dan RON 95,
membuat kebanyakan pengguna kendaraan lebih memilih untuk membeli bensin
RON 88 untuk kendaraan mereka. Sayangnya pula, kebanyakan mobil
produksi tahun 2000 ke atas, mensyaratkan penggunaan bensin beroktan
tinggi (RON 92 dan RON 95). Berbagai kondisi di atas mengakibatkan
kebanyakan kendaraan di Indonesia dalam kondisi perawatan yang
mengkhawatirkan dengan performa yang tidak maksimal.
DBS PRO MAX POWER hadir sebagai solusi terbaik bagi berbagai
permasalahan di atas. Produk ini merupakan sebuah teknologi prima yang
mampu untuk meningkatkan nilai RON dan MON secara selaras pada bensin
kendaraan. Ia didesain khusus bagi bensin RON 88 di Indonesia agar
kualitas bensin RON 88 bisa ditingkatkan baik nilai RON maupun MON nya.
Nilai RON 88 mampu ditingkatkan sampai RON 97 dengan nilai MON yang
diselaraskan dengan nilai RON agar performa kendaraan dapat mencapai
maksimal. Produk ini juga sudah dilengkapi dengan aditif-aditif yang
mampu untuk mereduksi kerak-kerak pada mesin dan saluran bahan bakar,
mencegah kerak, juga mengurangi emisi dan residu emisi sehingga gas
buangan kendaraan lebih bersih.
DBS PRO MAX POWER merupakan produk berkelas, melalui penelitian
selama lebih dari 5 tahun dan telah diuji kehandalannya baik melalui
laboratorium-laboratorium uji ternama, uji performa kendaraan lewat
dynotest, maupun pengujian langsung pada ribuan kendaraan selama
beberapa tahun (semuanya diuji dengan menggunakan standar yang ketat).
Produk ini hadir dalam bentuk cair dengan konsentrasi yang tinggi.
Penggunaannya cukup dicampurkan dengan bensin anda saat pengisian
bensin.Hal yang harus diperhatikan adalah kenali nilai rasio kompresi
mesin anda terlebih dahulu. Setelah anda tahu nilai rasio kompresi mesin
anda, sesuaikan dosis DBS PRO MAX POWER dengan rasio kompresi mesin
anda.
Dosis DBS PRO MAX POWER adalah sebagai berikut. Tambahkan :
- 1 ml pada tiap 4 lt RON 88 menghasilkan RON 90 (8,1 : 1 s/d 9,0 : 1)
- 2 ml pada tiap 4 lt RON 88 menghasilkan RON 92 (9,1 : 1 s/d 10,0 : 1)
- 3 ml pada tiap 4 lt RON 88 menghasilkan RON 95 (10,1 : 1 s/d 10, 7 : 1)
- 4 ml pada tiap 4 lt RON 88 menghasilkan RON 97 (10,8 : 1 s/d 11,5 : 1)
Atau dalam bentuk singkat dosis DBS PRO MAX POWER adalah sebagai berikut :
1234
4
4
DBS PRO MAX POWER hadir dalam kemasan 10 ml. Karena itu untuk
mempermudah penggunaan, anda dapat menggunakan ketentuan di bawah ini :
- Tambahkan 1 botol setiap pengisian 20 lt bensin RON 88 menghasilkan bensin RON 92. (Untuk kendaraan dengan CR 9,1 : 1 s/d 10,0 : 1)
- Tambahkan 1 botol setiap pengisian 15 lt bensin RON 88 menghasilkan bensin RON 95. (Untuk kendaraan dengan CR 10,1 : 1 s/d 10,7 : 1)
- Tambahkan 1 botol setiap pengisian 10 lt bensin RON 88 menghasilkan bensin RON 97. (Untuk kendaraan dengan CR 10,8 : 1 s/d 11,5 : 1)
DBS PRO MAX POWER hadir dengan harga yang sangat terjangkau bagi
seluruh pengguna kendaraan. Anda dapat menghitung bahwa pembelian bensin
RON 88 ditambah DBS PRO MAX POWER sesuai dosis terhitung masih sangat
murah dibandingkan dengan anda membeli bensin RON 92 maupun RON 95.
Tetapi hasil perubahan bensin tersebut tidak akan kalah dengan kualitas
bensin RON 92 maupun RON 95 yang dijual di SPBU-SPBU.
KENAPA HARUS MENGGUNAKAN BBM OKTAN TINGGI ?
Pertanyaan yang banyak muncul sekarang ini di antara pemakai
kendaraan bermotor adalah apa akibatnya apabila menggunakan bensin
premium atau beroktan lebih rendah. Pasalnya, harga bensin beroktan
tinggi sekarang ini semakin cepat menguras kantong!
Sebelumnya menjawab pertanyaan tersebut, pemilik mobil dan sepeda
motor ”harus” mengetahui salah satu spesifikasi mesin, yaitu
perbandingan kompresi atau compression ratio.
Perbandingan kompresi adalah perbandingan ruang yang tercipta di
atas piston ketika berada di titik terendah atau bawah (TMB) dan
tertinggi atau titik mati atas (TMA).
Tren mesin sekarang, perbandingan kompresinya makin tinggi. Malah
kini ada mesin bensin dengan perbandingan kompresi 14: 1. Adapun mesin
lama biasanya memiliki kompresi 7–8 : 1. Sekarang ini kebanyakan
perbandingannya 9–10,5 : 1. Mesin yang lebih canggih sekitar 11-12 : 1.
Tujuan mesin dibuat dengan perbandingan kompresi tinggi adalah untuk
meningkatkan efisiensi sehingga irit bahan bakar dan menurunkan kadar
emisi.
Untuk membuat mesin bekerja dengan perbandingan kompresi tinggi,
syarat utamanya adalah harus menggunakan bensin dengan oktan tinggi.
Data hubungan antara perbandingan kompresi dan oktan bahan bakar seperti
berikut.
Pertamina menjual 3 jenis BBM, Premium RON 88, Pertamax RON 92 & Pertamax Plus RON 95.
APA ITU NILAI OKTAN BENSIN ?
Makin tinggi nilai oktan dalam bensin akan mencegah agar tidak
cepat terbakar! Lho kok gitu? Bukankah bensin yang mudah terbakar lebih
oke? Tidak demikian pada mesin. Pada mesin, waktu pembakaran (pengapian)
telah ditentukan berdasarkan siklus atau langkah kerja mesin.
Pembakaran terjadi ketika piston mendekati titik mati atas (TMA)
pada langkah kompresi. Apabila kemajuan, mengakibatkan mesin menembak
atau bahasa kerennya knocking.
Nah, bensin yang disedot oleh mesin (disemprotkan oleh injektor)
dikompresi atau dimampatkan pada langkah kompresi sekaligus dicampur
dengan udara. Pada saat inilah terjadi kenaikan suhu dan tekanan bensin
di dalam. Suhu tersebutlah bisa memicu bensin bisa terbakar dengan
sendirinya, yang disebut juga autoignition. Ya, terbakar sendiri alis
swabakar!
Nah, bisa dibayangkan, kalau swabakar terjadi sebelum busi
memercikkan bunga api. Akan terjadi dua ledakan besar. Pertama, swabakar
bensin dan kedua akibat disulut oleh busi. Kalau keseringan, dipastikan
akan merusak mahkota piston, kubah kepala silinder, klep, busi dan
kalau mesin modern sekarang adalah injektor (injeksi langsung).
Apabila kedua ledakan beradu dan sering terjadi, umur mesin
pendek. Mesin juga loyo, boros bensin, dan menimbulkan polusi tinggi.
Mobil / motor jadi cepat rusak. Nah, untuk mencegah swabakar itu, ke
dalam bensin ditambahkan oktan yang dibuat dari berbagai macam bahan.
Makin tinggi nilai oktan, tambah hebat kemampuan mencegah swabakar.
Waktu pengapian yang lebih dekat ke TMA membuat pembakaran lebih
efisien, ledakannya lebih kuat. Saat ini hampir semua mobil & motor
memiliki rasio kompresi mesin diatas 9:1 artinya kita harus menggunakan
BBM dengan RON minimal 96 atau sedikit diatas Pertamax Plus.
Rasio Kompresi Mesin vs. RON dan MON
Salah satu karakteristik kendaraan yang penting tapi jarang kita
perhatikan adalah Rasio Kompresi Mesin. Secara singkat Rasio Kompresi
Mesin didefinisikan sebagai Perbandingan antara volume ruang bakar
terbesar dan terkecil akibat pergerakan piston. Volume ruang bakar
terbesar di dapat pada saat piston pada posisi teratas pada pergerakan
piston sementara volume ruang bakar terkecil di dapat pada saat piston
pada posisi terbawah. Contoh Rasio kompresi (CR) mesin Suzuki APV adalah
9,0 : 1. Rasio kompresi mesin mobil Toyota Avanza 2012 adalah 11,0 : 1.
Semakin tinggi rasio kompresi artinya semakin besar tekanan dalam ruang
bakar.
Nilai RON (Research Octane Number) didefinisikan sebagai kemampuan
bensin untuk tidak terbakar ketika menerima tekanan di dalam ruang
bakar. Semakin tinggi nilai RON, semakin tinggi kemampuan bensin untuk
tidak terbakar ketika menerima tekanan yang terus meningkat di dalam
ruang bakar.
Hal yang sangat penting untuk diperhatikan adalah, satu nilai
rasio kompresi mesin memiliki padanan satu nilai RON untuk menghasilkan
pembakaran yang paling sempurna. Misal nilai rasio kompresi mesin 9,5 :1
membutuhkan RON 92 untuk mendapatkan hasil pembakaran yang paling
sempurna. Nilai kompresi mesin 10,5 : 1 berpadanan dengan nilai RON 96.
Sayangnya agak rumit apabila kita harus menyediakan bensin dengan
seluruh nilai RON. Bayangkan betapa besarnya sebuah SPBU apabila harus
menyediakan bensin dengan RON 88, 89, 90, 91, 92, 93, 94, 95, 96. Karena
itu dibuatlah range (jangkauan) dari Nilai RON. Di Indonesia range yang
dibuat adalah setiap 3-4 RON, sehingga disediakanlah 3 jenis bensin,
yaitu : bensin RON 88, RON 92 dan RON 95. Ini dimaksudkan agar nilai
kompresi mesin kendaraan masih bisa mendapatkan padanan nilai RON yang
mendekati kebutuhan agar performa dan perawatan mesin masih tetap
terjaga dengan baik.
Nilai MON (Motor Octane Number) secara mudah didefinisikan sebagai
kemampuan bensin menghasilkan energi ledak yang diubah menjadi energi
gerak pada saat dibakar oleh busi setelah mengalami tekanan tertinggi di
ruang bakar. Semakin besar energi gerak yang dihasilkan semakin tinggi
nilai MON dari suatu bensin.
NPembakaran yang sempurna dihasilkan apabila rasio kompresi mesin
mendapatkan padanan nilai RON yang pas dan MON yang memadaiinfo lebih lengkap www.dbs-pro.com
berminat untuk membeli ? hub gmail fajrinmoo@gmail.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar